Kunjungi Kantor DPP LDII, Kemenko PMK RI Dorong Penguatan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan

GENERASINEWSINDONESIA.COM, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) diwakili Staf Khusus bidang Penegakan Keadilan dan Rekonsiliasi, Irjen Pol (Purn) R. Ahmad Nurwahid, berkunjung ke Kantor Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) di Jakarta pada Jum’at (09/01) samakan persepsi dan tujuan terkait penguatan sumberdaya manusia dan peran organisasi kemasyarakatan (Ormas) dalam pembangunan nasional.

Ahmad Nurwahid menegaskan, kunjungan ini juga merupakan bagian dari tugas Kemenko PMK dalam upaya membangun SDM unggul, sejalan dengan program-program strategis pemerintah.

“Ini kunjungan informal, tetapi karena sudah ada satu persepsi, kesannya menjadi seperti formal. Alhamdulillah saya bisa berkunjung ke LDII,” ujarnya.

“Sejumlah program yang dicanangkan Kemenko PMK ternyata telah diimplementasikan oleh LDII di lapangan, sehingga tinggal memperkuat aspek sinergi dan kolaborasi,” katanya menambahkan.

Dalam kesempatan tersebut, Mantan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI itu menyoroti pentingnya inklusivitas, terutama dalam komunikasi sosial. Ia mengakui, di ruang publik masih terdapat stigma negatif terhadap LDII yang membutuhkan pendekatan sosialisasi yang berkelanjutan.

Dalam perspektif teori sosial, tambahnya lagi, perubahan terhadap tatanan sosial yang sudah mengakar membutuhkan waktu panjang. Namun, melalui pendekatan yang terukur dan inklusif, proses tersebut dapat dipercepat tanpa menimbulkan gesekan sosial.

Ia menambahkan, dengan berlandaskan Pancasila, silaturahim, dan sinergi seluruh elemen bangsa, Indonesia memiliki modal kuat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, terutama dengan peran aktif generasi muda.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyambut baik kunjungan tamu terhormat dari kementerian. Ia menilai, kehadiran perwakilan pemerintah ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara LDII sebagai kekuatan sosial masyarakat dengan pemegang otoritas negara.

“Kami adalah kekuatan sosial yang perlu bergandengan tangan dengan pemilik otoritas. Sinergi ini penting agar pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara dapat berjalan lebih optimal,” kata Criswanto.

Mantan Ketua DPW LDII Jatim itu berharap kunjungan itu menjadi awal kerja sama berkelanjutan, termasuk dalam program pembinaan kebangsaan dan penguatan wawasan nasional, seperti Sekolah Virtual Kebangsaan yang selama ini telah melibatkan berbagai lembaga negara.

“Kami sepakat untuk terus memperkuat sinergi demi pembangunan sumber daya manusia yang inklusif, berkeadilan, dan berkarakter kebangsaan,” tutupnya. Rls. Rzq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *