GENERASINEWSINDONESIA.COM Kotabaru – Semangat kebersamaan dan kerukunan serta kekompakan kembali ditunjukkan oleh warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Kabupaten Kotabaru. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Kotabaru Drs. H. Murdianto, M.Si pada Minggu (25/01) mengajak puluhan warga untuk memperkuat budaya gotong royong dalam percepatan pembangunan Gedung Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Baitul Jannah dan Aula serbaguna di Jalan Karya Utama, RT 03 RW 02, Desa Gunung Ulin, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru.
Di sela kegiatan, Murdianto, mengatakan bahwa pembangunan sarana pendidikan dan pertemuan ini dinilai krusial untuk menunjang pembinaan generasi penerus yang profesional dan religius. Ia menekankan bahwa gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan wadah untuk mencetak generasi yang memiliki Tri Sukses: alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.
”Gotong royong adalah warisan luhur bangsa yang sejalan dengan nilai-nilai agama. Dengan membangun bersama-sama, kita tidak hanya meringankan beban biaya, tetapi juga mempererat tali silaturahim antarwarga,” ujarnya.
Pembangunan yang berlokasi di pusat kegiatan LDII Kecamatan Pulaulaut Utara ini direncanakan akan memiliki dua fungsi utama: lantai dasar akan difungsikan sebagai ruang kelas TPQ yang representatif agar santri dapat belajar dengan nyaman. Sedangkan lantai Utama (atas) akan digunakan sebagai Aula untuk kegiatan sosial, pengajian rutin, serta pertemuan warga.
Sejak peletakan batu pertama beberapa pekan lalu, puluhan warga secara bergantian hadir setiap akhir pekan untuk membantu proses pengecoran dan pengerjaan konstruksi. Partisipasi ini tidak hanya berupa tenaga, tetapi juga sumbangan materiil dan non-materiil dari para dermawan serta warga sekitar.
”Kami sangat mengapresiasi semangat warga yang rela meluangkan waktu di tengah kesibukan mereka. Ini membuktikan bahwa kerukunan dan kekompakan di Kotabaru masih sangat terjaga,” tambah Murdianto yang merupakan Asisten II Setda Kotabaru itu.
Dengan adanya gedung baru ini, tutup Murdianto, diharapkan dapat berkontribusi lebih besar dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang agamis dan harmonis di Bumi Saijaan. Rzq.












