GENERASINEWSINDONESIA.COM Bangun – Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) pada Sabtu (31/01) menggelar Festival Forsgi Jawa Barat Zona 4 dengan tema “Bermain dengan Aman, secara Sportif dan Tanamkan 29 Karakter Luhur” di Lapangan Baitul Mansyurin, Cinunuk, Kabupaten Bandung.
Festival diikuti oleh generasi muda LDII kategori usia (U) 10 dan 12 tahun Zona 4 yang terdiri dari 6 wilayah, yakni : Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Garut. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi awal bagi pesepak bola usia dini di Jawa Barat.
Dewan Kehormatan FORSGI, H. Yayat Hernawan, dalam sambutannya, memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan festival ini sebagai sarana pembentukan karakter dan mental bertanding.
“Anak-anak harus bermain dengan gembira, aman, dan menjunjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi bagaimana kalian belajar disiplin, kerja sama, dan akhlak yang baik melalui sepak bola,” ujarnya.
Dalam kesepatan yang sama, Ketua FORSGI Jawa Barat, Kombes Pol. (Purn.) H. Kunto Prasetyo, menjelaskan bahwa Festival Forsgi merupakan agenda pembinaan berjenjang yang bertujuan menjaring bibit-bibit muda pesepak bola.
“Festival ini kami selenggarakan untuk menjaring talenta-talenta muda yang memiliki potensi, profesionalisme, serta karakter yang baik. Dari ajang ini akan dilakukan seleksi untuk melangkah ke tahap festival berikutnya hingga ke ajang nasional, yaitu Piala Presiden,” jelasnya.
Pada kegiatan itu, Kota Cimahi berhasil mencatatkan prestasi membanggakan. Untuk kategori usia 10 tahun (U10), tim Forsgi Kota Cimahi berhasil menduduki Juara Grup dan lolos ke tahap selanjutnya. Sementara itu, pada kategori usia 12 tahun (U12), Forsgi Kota Cimahi berhasil meraih peringkat Juara 3 bersama.
Ketua Forsgi Kota Cimahi, Fachsinudin, menyampaikan rasa syukur dan harapannya atas capaian tersebut. Menurutnya, pada kegiatan positif itutidak hanya fokus pada kemampuan teknis bermain sepak bola, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter luhur sebagai fondasi pembinaan atlet masa depan.
“Alhamdulillah, hasil ini merupakan buah dari proses latihan dan pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap anak-anak tidak cepat puas, tetap rendah hati, dan terus mengembangkan kemampuan serta karakter luhur dalam setiap pertandingan,” tuturnya.
Melalui Festival Forsgi Jawa Barat Zona 4 ini, diharapkan dapat melahirkan generasi pesepak bola muda yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga berakhlak mulia, sportif, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Rls.




