Pererat Persaudaraan Antar Perguruan, Persinas ASAD dan PPS Putra Betawi Jalin Silaturahim

GENERASINEWSINDONESIA.COM Jakarta – Upaya mempererat persaudaraan sekaligus membangun sinergi antarperguruan pencak silat di Indonesia, Persinas ASAD menjalin silaturahim dengan Persatuan Pencak Silat (PPS) Putra Betawi pada Minggu (8/3/2026) di Sekretariat PB PPS Putra Betawi, Jalan Setu, Cipayung, Jakarta Timur.

Ketua Umum PB ASAD, Marsma TNI (Purnawirawan) H. Sukur M.Si (Han) menyampaikan bahwa silaturahim menjadi kunci memperkuat hubungan antarperguruan pencak silat.

 

Menurutnya, hubungan yang baik akan menumbuhkan semangat saling membantu di antara para pesilat.

“Kalau tidak saling mengenal, orang tidak akan saling menolong. Dengan silaturahim ini kita mempererat tali persaudaraan,” ujarnya dalam sambutan.

Ia berharap ke depan ASAD dapat terus bersinergi dengan berbagai perguruan pencak silat, salah satunya PPS Putra Betawi, demi memperkuat persatuan pesilat di Indonesia.

Lebih lanjut ia menekankan bahwa nilai luhur pencak silat harus tetap dijaga oleh para pesilat.

“Pendekar itu menjadi macan saat di gelanggang, tetapi berhati selembut sutra ketika di luar gelanggang,” katanya.

Ia juga menyebut PPS Putra Betawi sebagai rumah bagi para pesilat karena mampu menampung berbagai aliran perguruan yang ada.

Sementara itu, Ketua Umum PB. PPS Putra Betawi Mayjen TNI (Purn) H. Nachrowi Ramli, SE, mengatakan bahwa momentum silaturahim ini menjadi kesempatan penting untuk saling menguatkan antarperguruan.

“Kesempatan yang penting adalah kesempatan bersilaturahim. Dengan bersilaturahim kita bisa saling menguatkan,” ujarnya.

Nachrowi menjelaskan bahwa Putra Betawi telah melalui perjalanan panjang dengan berbagai dinamika organisasi. Perguruan ini mengusung moto modern, yakni mampu mengembangkan pencak silat mengikuti perkembangan zaman serta mengelola organisasi secara profesional.

Menurutnya, pencak silat memiliki tiga dimensi utama, yakni sebagai olahraga, seni budaya, dan juga bela diri.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Sekretaris Jenderal PB IPSI H. Teddy Suratmadji yang juga merupakan Dewan Pertimbangan PB Persinas ASAD.

Teddy menyampaikan bahwa Putra Betawi merupakan salah satu perguruan yang konsisten menjaga tradisi seni budaya warisan leluhur yang harus terus dilestarikan.

Ia juga menyoroti perkembangan pencak silat yang kini semakin diminati di dunia internasional.

“Pencak silat saat ini sudah tersebar di 83 negara. Ini karena pencak silat berbeda dengan bela diri lain, yang mengutamakan keselamatan dan persaudaraan,” ujarnya.

Selain menjaga tradisi, ia berharap perguruan seperti Putra Betawi juga mampu mencetak pesilat berprestasi, khususnya di nomor seni, sehingga dapat mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Rls.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *