Hulu Sungai Utara — Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tampak hangat pada Rabu (27/5) berkumpul menerima kunjungan silaturahim dari pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang hadir bersama perwakilan sejumlah perguruan pencak silat.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan antarperguruan silat di wilayah HSU.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua IPSI HSU, H. Mulyadi, dengan didampingi oleh perwakilan dari berbagai perguruan pencak silat lintas organisasi, di antaranya: Persinas ASAD, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Tapak Suci dan IKSPI Kera Sakti. Kehadiran rombongan besar ini disambut hangat oleh Ketua DPD LDII HSU, Lukman Irianto, S.Pd., beserta jajaran pengurus lainnya.
Ketua IPSI HSU, H. Mulyadi, menyampaikan bahwa silaturahim seperti ini merupakan wadah yang sangat efektif untuk membangun komunikasi positif. Lebih dari itu, momentum ini juga penting untuk memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan para pesilat.
“Meski berasal dari perguruan yang berbeda, kita tetap satu bangsa yang harus saling menghormati dan menjaga persaudaraan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap para pesilat dapat terus guyub dan berkontribusi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujar H. Mulyadi.
Bak gayung bersambut, Ketua DPD LDII HSU, Lukman Irianto, memberikan apresiasi yang tinggi atas terjalinnya kebersamaan antarperguruan pencak silat di HSU. Menurut Lukman, pencak silat bukan sekadar sarana olahraga fisik dan bela diri, melainkan instrumen penting dalam melestarikan kebudayaan bangsa.
“Kami senang dan bangga karena generasi muda, termasuk warga LDII melalui Persinas ASAD, turut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan pencak silat sebagai warisan leluhur Indonesia,” tutur Lukman.
Harapan senada juga diungkapkan Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persinas ASAD HSU, Nurwanto. Sebagai salah satu perguruan yang mendampingi kunjungan ini, ia berharap silaturahim lintas perguruan tersebut bisa menjadi contoh konkret di lapangan.
“Kami berharap silaturahim lintas perguruan ini dapat menjadi teladan nyata bagi generasi muda untuk terus merawat persatuan dan kerukunan,” ungkap Nurwanto.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini diakhiri dengan kesepakatan bersama. Seluruh peserta yang hadir berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama. Langkah ini diambil demi terciptanya hubungan persaudaraan yang harmonis, sekaligus memastikan insan pencak silat di HSU dapat memberikan kontribusi positif yang nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Ngt)












