GENERASINEWSINDONESIA.COM Tanah Laut – Momentum Hari Tropis Sedunia (International Day of the Tropics) tahun 2026 diperingati secara nyata di Bumi Tuntung Pandang. Melalui laporan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Kintap, sebuah aksi kolaborasi besar bertajuk ‘Bersih-Bersih Aliran Sungai Kintap’ sukses dilaksanakan pada Minggu (28/06) sore.

Aksi yang dimulai pukul 15.00 WITA hingga selesai ini bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan ini merupakan gerakan strategis yang menggandeng DPD Masyarakat Penjaga Alam Indonesia (MPAI) Kabupaten Tanah Laut, Karang Taruna Kecamatan Kintap, serta Karang Taruna Desa Kintap. Sinergi ini membawa dampak mendalam dari sudut pandang lingkungan, sosial, hingga keamanan wilayah.
Ketua FKDM Kecamatan Kintap, Agus Hariyanto, menegaskan bahwa dari perspektif kewaspadaan dini, kerusakan lingkungan seperti pencemaran daerah aliran sungai merupakan ancaman nyata bagi stabilitas masyarakat. Melalui aksi ini, FKDM memanfaatkannya sebagai langkah mitigasi dan deteksi dini terhadap potensi bencana alam yang dapat mengganggu ketenteraman warga Kintap.
“Kehadiran rekan-rekan dari DPD MPAI Tanah Laut juga memberikan bobot edukasi yang terarah. Ini menguatkan komitmen bersama bahwa menjaga kelestarian hutan dan daerah aliran sungai di Kintap adalah tanggung jawab kolektif demi masa depan generasi mendatang,” ungkapnya dalam rilisnya.
Selain fokus pada lingkungan, kegiatan ini menjadi panggung regenerasi bagi pemuda setempat. Keterlibatan aktif Karang Taruna Kecamatan dan Desa Kintap dinilai berhasil menggerakkan semangat “Green Pemuda”. Para pemuda tidak lagi menjadi penonton, melainkan aktor utama yang membangun kesadaran ekologis (eco-awareness) sekaligus menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap tanah kelahiran mereka.
Di sisi lain, harmonisasi yang tercipta dari tingkat kabupaten (MPAI), tingkat kecamatan (FKDM dan Karang Taruna Kecamatan), hingga akar rumput di tingkat desa mencerminkan kokohnya ketahanan wilayah. Jaring komunikasi dan gotong royong yang terbangun dari urusan lingkungan ini diyakini akan membuat penanganan masalah sosial dan keamanan lainnya di Kintap menjadi jauh lebih solid ke depan.
Aksi nyata ini mengusung semangat utama “Kintap Bergerak Jaga Alam Tropis”. Kolaborasi ini menjadi bukti konkret bahwa menjaga ekosistem wilayah tropis bukan hanya bertumpu pada pundak pemerintah, melainkan buah dari kesadaran komunitas lokal yang mendambakan keseimbangan alam demi keamanan dan kesejahteraan Kecamatan Kintap. Rzq.












