Ketua dan Sekretaris Ponpes At-Taqwa Kotabaru Ikuti Rakor Penguatan Sarana Prasarana Pendidikan Agama Islam di Kantor Kemenag

GENERASINEWSINDONESIA.COM ​Kotabaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di lingkungan pesantren, Ketua dan Sekretaris Pondok Pesantren (Ponpes) At-Taqwa Kotabaru menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan Agama dan Sarana Prasarana Keagamaan Islam (Papkis) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kotabaru.

​Pertemuan strategis yang diikuti 52 peserta dari berbagai Pondok Pesantren dan Taman Pendidikan Al-Qur’an itu mengusung tema utama ‘Penguatan Sarana dan Prasarana Kelembagaan Pendidikan Agama Islam’ . Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi antara pemerintah dan pengelola lembaga pendidikan terkait standarisasi infrastruktur pendukung belajar mengajar.

​Dalam Rakor tersebut, pihak Kemenag Kotabaru menekankan beberapa aspek krusial bagi kemajuan pesantren ke depan: Sosialisasi Tehnis tata cara pendaftaran wakaf, penataan Ponpes kesetaraan pengkajian kitab kuning, pengelolaan emis, pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), pembentukan Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (FKTPQ), perkemahan santri dan pekan olahraga santri

​Ketua Ponpes At-Taqwa Kotabaru, H. Sunarya, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam rakor merupakan bentuk komitmen lembaga untuk terus berbenah.

​”Kami menyadari bahwa sarana yang memadai adalah penunjang utama dalam melahirkan generasi santri yang berkualitas. Melalui arahan dari Seksi Papkis, kami akan segera melakukan evaluasi internal terhadap fasilitas yang ada di At-Taqwa,” ujarnya.

​Sekretaris, Nur Abdul Rozaq, menambahkan bahwa sinergi dengan Kemenag sangat diperlukan agar program pembangunan di pesantren sejalan dengan regulasi pusat. Dengan sarana yang kuat, diharapkan proses transmisi ilmu agama dan pembentukan karakter santri dapat berjalan lebih optimal dan nyaman.

​Rakor ini diakhiri dengan sesi tanya jawab mengenai kendala lapangan yang dihadapi oleh para pengelola pondok pesantren di wilayah Kotabaru. Rzq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *