GENERASINEWSINDONESIA.COM Tanah Bumbu – Semangat dalam menuntut ilmu agama tampaknya tidak bisa dibendung oleh keterbatasan fasilitas. Meski sempat diwarnai insiden mati lampu atau pemadaman listrik, ratusan jamaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tanah Bumbu yang berada di wilayah Zona 2 dan 3 meliputi Kecamatan Sungai Loban, Kecamatan Angsana, dan Kecamatan Satui tetap antusias mengikuti pengajian pada Rabu (17/6) malam.
Kegiatan yang berlangsung khusyuk di Masjid Jami Luhur, Desa Sumber Baru, Kecamatan Angsana ini mengusung tema yang sarat makna, yaitu ‘Jadilah Pemimpin yang Adil, Rofiq, Muhsin, dan Aris Walau Menghadapi Tantangan’.
Dalam sambutannya, Ketua DPD LDII Kabupaten Tanah Bumbu, Ridwan, S.Pd, mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus struktural hingga tingkat kepala keluarga untuk menyimak materi dengan saksama. Hal ini dinilai sangat penting agar nilai-nilai kepemimpinan yang Islami tersebut dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam organisasi, bermasyarakat, maupun di dalam rumah tangga.
Materi pengajian kemudian diperkuat oleh Penasehat DPD LDII Kabupaten Tanah Bumbu, H. Ahmad Muhadi Albaru. Dalam wejangannya, ia menekankan bahwa seorang pemimpin sejati diuji justru ketika menghadapi situasi yang sulit dan penuh tantangan.
“Menjadi pemimpin yang rofiq (lemah lembut) dan muhsin (berbuat kebaikan) memerlukan keteguhan hati. Tantangan akan selalu ada, namun dengan landasan kefahaman agama yang kuat, kita pasti mampu mengemban amanah dengan baik dan membawa kemaslahatan bagi umat,” ujar Akhmad Albaru di hadapan jamaah yang tetap bertahan meski di bawah temaram cahaya darurat.
Suasana gelap yang kemudian terhiasi beberapa lampu emergensi dan lampu Hand Phone akibat pemadaman listrik justru menambah kekhidmatan pengajian malam itu. Menggunakan bantuan pencahayaan alternatif seadanya, para jamaah dari berbagai usia tetap tekun mencatat dan mendengarkan bait-bait ilmu yang disampaikan mubaligh.
Melalui kegiatan berkala lintas zona ini, LDII Kabupaten Tanah Bumbu terus berkomitmen untuk membina karakter warganya agar tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang adil, peduli, dan siap berkontribusi positif bagi kemajuan daerah. Rzq.










