GENERASINEWSINDONESIA.COM Banjarmasin – Semangat kaderisasi terus digelorakan oleh SENKOM Mitra Polri Kabupaten Kotabaru dengan mengirimkan 6 personel terbaiknya mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Biro Publikasi, Hubungan Masyarakat, Antar-Lembaga (PHMAL) serta Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia (KUMHAM) Senkom Provinsi Kalimantan Selatan.
Berikut 6 personel didelegasikan mengikuti kegiatan yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu (20–21/06) di Banjarmasin, yaitu : Memet Wahyudi, Noor Dhohir Nahri, Nur Abdul Rozaq, Zainul Mahmud Arifin, Tri Wahyono dan Erland Muhammad Yunus.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pengurus dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di bidang komunikasi publik dan kesadaran hukum organisasi.
Diklat ini dirancang khusus untuk membekali para anggota dengan keahlian penting di bidang PHMAL dan KUMHAM. Seluruh materi disampaikan langsung oleh para narasumber profesional yang kompeten di bidangnya.
Materi dasar-dasar jurnalistik disampaikan oleh Nur Abdul Rozaq, pemilik Media Generasi News Indonesia. Materi ini sangat relevan dengan fungsi kerja, mulai dari teknik penulisan berita, metode wawancara, hingga etika publikasi. Ilmu praktis ini diharapkan dapat langsung diterapkan anggota saat meliput kegiatan di daerah masing-masing. Selain itu, materi fotografi juga dipaparkan oleh anggota PHMAL SENKOM Kalsel, Noor Dhohir Nahri, disusul materi laporan kegiatan tahunan oleh Ketua PHMAL, Noor Ali.
Materi bidang hukum disampaikan langsung oleh Departemen KUMHAM Pimpinan Pusat (PP), Karto Rejo Slamet, S.H., M.H., dengan didampingi oleh H. Suseno, S.E. Dalam pemaparannya, Karto Rejo menekankan bahwa fungsi utama SENKOM dalam biro KUMHAM mencakup empat pilar penting, yaitu: menjaga kelancaran acara, mengawal program kerja, menjaga aset organisasi, serta memberikan pengamanan kepada personel. Aturan ini berlaku mengikat dari tingkat pusat hingga tingkat kabupaten.
Terkait dengan pengamanan personel yang menghadapi masalah hukum, organisasi wajib memberikan pendampingan hukum yang maksimal. Melalui acara ini, diharapkan Senkom Kalimantan Selatan dapat menjadi pilot project (proyek percontohan) dalam hal pendampingan hukum di internal organisasi.
“Sebagai mitra Polri, kita wajib memahami rambu-rambu hukum agar setiap tindakan di lapangan tepat sasaran dan mampu melindungi masyarakat dengan baik. Harapan kami, sebagai anggota, kita harus terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku,” ujar Karto Rejo.
Ketua SENKOM Kotabaru, Memet Wahyudi, memberikan apresiasi yang tinggi atas suksesnya pelaksanaan diklat tersebut.
“Secara umum pelaksanaan kegiatan ini sangat luar biasa. Narasumber yang dihadirkan sangat profesional di bidangnya. Ini adalah bekal yang sangat penting bagi 6 personel kita. Sepulang dari Banjarmasin, mereka harus mampu menjadi corong informasi sekaligus penjaga kesadaran hukum di Kotabaru,” tegas Memet Wahyudi.
Ia juga memberikan pesan motivasi yang kuat kepada seluruh anggotanya agar tidak cepat puas dalam menuntut ilmu.
“Teruslah belajar dan kembangkan diri. Senkom Kotabaru membutuhkan kader PHMAL dan KUMHAM yang kompeten serta siap diterjunkan di lapangan,” tambahnya.
Melalui pembekalan ilmu baru ini, 6 personel Senkom Kotabaru diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarkan publikasi positif dan memberikan edukasi hukum kepada masyarakat. Biro PHMAL Senkom Mitra Polri Kotabaru kini menyatakan siap bersinergi antar-lembaga demi menjaga keamanan dan menyajikan informasi yang akurat bagi kemajuan Banua. (Rls)










