Perkuat Kapasitas Anggota, SENKOM Kalsel Gelar Diklat PHMAL dan KUMHAM

GENERASINEWSINDONESIA.COM Banjarmasin – SENKOM Mitra Polri Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Peningkatan Kapasitas dan Kinerja Publikasi Hubungan Masyarakat Antar Lembaga (PHML) serta Hukum dan Hak Asasi Manusia (KUMHAM). Acara bersekala provinsi yang dibuka pada Sabtu (20/6) ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat bekal keilmuan para anggota Senkom di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam sambutan hangatnya, Ketua SENKOM Provinsi, Sukaji, menyampaikan bahwa pelatihan yang dilaksanakan selam 2 hari (20-21/6) bukan sekadar agenda seremonial, melainkan jembatan penting untuk mengedukasi anggota khusus di bidangnya.

Acara ini terasa spesial dengan kehadiran Wakil Ketua Umum Senkom Mitra Polri Pusat, H. Lukman Abdul Fatah, secara online dan Departemen Hukum, H. Karto Rejo Slamet, SH, MH. Kehadiran petinggi pusat ini disambut hangat oleh Ketua Senkom Kalsel, yang menekankan eratnya hubungan emosional antara pengurus pusat dan provinsi.

“Hubungan kami dengan jajaran pengurus pusat ini sangat erat, sinergis, bahkan sudah seperti saudara kandung sendiri. Jadi, tidak perlu ada rasa sungkan dari teman-teman Ketua kabupaten untuk mencurahkan ide atau berdiskusi demi kemajuan organisasi,” ungkap Sukaji.

Selain tokoh pusat, pembukaan diklat ini juga dihadiri oleh Pembina SENKOM Kalsel serta pimpinan dari berbagai organisasi mitra strategis seperti LDII, Persinas ASAD, FOSRGI, dan jajaran pengurus Senkom tingkat kabupaten/kota.

Sukaji berpesan kepada seluruh utusan daerah yang mengikuti materi hukum dari Departemen Hukum agar menyerap ilmu secara maksimal. Penekanan masalah hukum ini dinilai krusial agar membawa manfaat nyata saat mereka kembali ke daerah masing-masing. Peserta diminta proaktif dan tidak ragu bertanya jika ada hal yang kurang dipahami selama diklat” Tegas Sukaji.

Menanggapi pelaksanaan itu, salah seorang peserta asal Kabupaten Tanah Laut, Muhammad Alwi Abdulloh, mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya. Menurutnya, kegiatan yang diikuti sekitar 60 orang itu sangat luar biasa dalam menambah cakrawala ilmu dan pengalaman, khususnya untuk diimplementasikan dalam pemahaman hukum di daerah.

“Terkait materi PHMAL, ini sangat luar biasa bagi kami untuk belajar membuat narasi berita yang lengkap, akurat, dan berbobot. Tujuannya agar mampu menghasilkan produk jurnalistik yang memenuhi unsur 5W+1H, sehingga informasi yang disajikan dapat langsung diterima dengan baik oleh internal anggota, stakeholders, maupun masyarakat luas,” ujar Alwi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *