GENERASINEWSINDONESIA.COM Banjarmasin – Sedikitnya 5 personel utusan SENKOM Mitra Polri Kabupaten Tanah Bumbu turut ambil bagian dalam Diklat Peningkatan Kapasitas dan Kinerja Biro Publikasi Hubungan Masyarakat Antar Lembaga (PHMAL) dan Hukum dan Hak Asasi Manusia (KUMHAM) SENKOM Kalimantan Selatan di Sungai Lulut, Banjarmasin berlangsung selama 2 HARI, Sabtu – Minggu (20–2/06).
Kegiatan berskala provinsi ini diikuti oleh sekitar 60 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Selain fokus menyerap materi keilmuan, utusan dari Bumi Bersujud (Tanah Bumbu) ini juga memanfaatkan momentum untuk memantau kondisi fisiknya.
Di sela-sela padatnya jadwal pelatihan, tepatnya saat sesi coffee break hari pertama, kelima peserta dari Tanah Bumbu bersama puluhan peserta daerah lainnya tampak antusias mengantre di posko layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh Forum Komunikasi Kesehatan Islam (FKKI) Banjarmasin.

Layanan medis yang dihadirkan meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), cek kadar gula darah, asam urat, hingga konsultasi kesehatan secara langsung.
Dimas Ari, salah satu tenaga kesehatan dari FKKI menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan rutin merupakan langkah preventif yang krusial demi menjaga kebugaran dan produktivitas para anggota organisasi.
“Melalui layanan gratis ini, kami ingin membantu para peserta mendeteksi kondisi kesehatan mereka sejak dini. Pemeriksaan sederhana seperti tensi, gula darah, dan asam urat ini penting agar jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan, langkah pencegahan bisa segera diambil. Kami berharap hal ini bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan berkala dan pola hidup sehat,” papar Dimas Ari.
Manfaat tambahan di luar materi kelas ini pun memanen apresiasi dari peserta. Sunyoto, salah satu perwakilan Senkom Tanah Bumbu, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian medis yang dihadirkan pihak panitia.
“Kami sangat berterima kasih kepada FKKI Banjarmasin atas pelayanan kesehatan gratis ini. Di tengah agenda diklat yang cukup padat, layanan ini sangat membantu kami memantau kebugaran fisik.
“Apresiasi tinggi juga kami sampaikan kepada Ketua Panitia dan seluruh jajaran panitia lokal yang telah memfasilitasi acara dengan sangat baik. Peserta tidak hanya pulang membawa ilmu dan keterampilan baru, tetapi juga mendapat perhatian lebih dari sisi kesehatan,” ungkap Sunyoto.
Kehadiran posko medis ini menegaskan komitmen panitia bahwa kualitas SDM organisasi tidak hanya diukur dari kecerdasan wawasan publikasi dan hukum, tetapi juga dari kesiapan fisik yang prima. Sinergi positif antara Senkom Mitra Polri dan FKKI Banjarmasin ini diharapkan dapat terus berlanjut pada agenda-agenda strategis di masa mendatang demi mencetak kader yang sehat, profesional, dan siap mengabdi untuk masyarakat. Rls.












