GENERASINEWSINDONESIA.COM Tanah Laut – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Tanah Laut pada Kamis (30/07) menghadiri Pembinaan Kerukunan Intern Umat Beragama dan Penyuluhan Perlindungan Anak serta Perempuan.
Acara yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat menghadirkan perwakilan dari berbagai majelis agama yang bertujuan untuk memperkuat keharmonisan antarumat beragama, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak dan perempuan sebagai tanggung jawab bersama.
3 narasumber hadir mengisi materi, diantaranya : Ketua FKUB, Drs. H. Al Makmun, Ketua MUI H. Ahmad Syarifuddin Noor, dan Sekretaris Tim Penggerak PKK Kabupaten Maria Ulfah, S.Psi., M.M.
Dalam paparannya, Al-Maknun menekankan pentingnya peran FKUB sebagai wadah komunikasi dan dialog. Menurutnya, kerukunan tidak cukup dibangun hanya dengan toleransi, melainkan membutuhkan komunikasi yang terbuka, rasa saling menghormati, dan kerja sama nyata.
“Kerukunan adalah modal utama menjaga stabilitas dan pembangunan daerah. Seluruh majelis agama diharapkan menjadi teladan dalam menciptakan suasana damai serta menyelesaikan setiap perbedaan melalui dialog,” tegas Al-Makmun.
Sejalan dengan H. Akhmad Syarifuddin Noor yang memaparkan peran strategis MUI dalam membina kehidupan keagamaan. Ia mengingatkan bahwa dakwah hendaknya dilakukan dengan mengedepankan nilai kebijaksanaan dan kemaslahatan bersama.
“Seluruh organisasi keagamaan memikul tanggung jawab yang sama untuk menjaga persatuan bangsa dan memperkuat ukhuwah,” tutur Syarifuddin.
Pada sesi berikutnya, Sekretaris TP PKK Kabupaten Tanah Laut menyampaikan materi terkait pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Ia menggarisbawahi bahwa keluarga, tokoh agama, dan lingkungan sekitar memegang peranan kunci dalam menciptakan ruang yang aman.
“Perlindungan anak dan perempuan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Edukasi sejak dini, kepedulian lingkungan, serta keberanian melapor adalah langkah nyata mewujudkan keluarga berkualitas,” jelas Maria.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program, Ketua DPD LDII Kabupaten Tanah Laut , Dr. Ir. Anton Kuswoyo, S.Si., M.T., M.Pt., mengutus 15 perwakilannya (10 laki-laki dan 5 perempuan) untuk mengikuti seluruh rangkaian acara.
Anton menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan dinamika dan tantangan sosial saat ini.
“LDII berkomitmen mendukung terciptanya masyarakat yang rukun dan harmonis. Nilai-nilai toleransi serta kepedulian terhadap anak dan perempuan akan terus kami terapkan dalam pembinaan warga LDII, baik secara internal maupun lewat sinergi lintas organisasi,” ujar Anton.
Melalui kegiatan itu, diharapkan kolaborasi antara FKUB, pemerintah daerah, majelis agama, dan ormas di Kabupaten Tanah Laut semakin solid dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mewujudkan lingkungan yang ramah bagi anak dan perempuan. Ant.












