KLATEN — Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Klaten menggelar Lomba Masak Berbasis Sorgum di Taman Nyi Ageng Rakit, Rawa Jombor, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh panitia pengurus Bidang Pemberdayaan Perempuan di bawah penanggung jawab Hj. Rustatik, S.Pd., M.Pd. ini diikuti oleh utusan perwakilan Pimpinan Cabang (PC) LDII se-Kabupaten. Perlombaan digelar sebagai langkah konkrit mempromosikan pangan lokal, mengasah kreativitas kuliner, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga.
Hadir Ketua DPD LDII Kabupaten Klaten, H. Moh. Sigit Winoto, S.T., M.Pd., MTA., Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Hj. Sri Sumarni, M.Pd., serta sesepuh dan tokoh masyarakat Rawa Jombor, Hj. Juminah Sutopo.
Pada kesempatannya, peserta unjuk kebolehan mengolah bahan dasar sorgum menjadi aneka hidangan keluarga yang kreatif, bergizi, dan menarik. Pemanfaatan sorgum difokuskan untuk memperkenalkan bahan tersebut sebagai alternatif pangan lokal yang potensial serta kaya nutrisi, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis bahan pokok saja.
Sigit menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif jajaran pengurus perempuan LDII yang responsif terhadap isu kemandirian pangan.
“Ketahanan pangan keluarga pada hakikatnya berawal dari rumah tangga. Dengan memanfaatkan dan mengolah sumber pangan lokal seperti sorgum secara kreatif, kita sedang membangun fondasi kemandirian pangan yang bervariasi dan sehat untuk keluarga,” ungkap Sigit.
Dukungan senada disampaikan tokoh masyarakat Rawa Jombor, Hj. Juminah Sutopo. Ia menilai edukasi dan perlombaan semacam ini sangat krusial dalam menyiapkan masyarakat menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan strategis untuk menjaga serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat di masa mendatang,” ujar Hj. Juminah Sutopo.
Sementara itu, kehadiran Prof. Dr. Hj. Sri Sumarni, M.Pd., turut memperkuat peran strategis kaum perempuan sebagai agen perubahan (agent of change) dalam ranah pengelolaan pangan berbasis kearifan lokal.
Melalui Lomba Masak Sorgum ini, DPD LDII Kabupaten Klaten menegaskan komitmennya bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan butuh keterlibatan aktif tingkat keluarga. Kreativitas mengolah potensi lokal diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan generasi yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (Rls)












