GENERASINEWSINDONESIA.COM Kotabaru — Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) pada Kamis (16/07) menggelar Sosialisasi Pengolahan, Pengembangan, dan Pengalihmediaan Naskah Kuno. Agenda ini berpusat di Kantor Dispersip Kabupaten Kotabaru.
Mengusung tema ‘Merawat Memori Banua: Sinergi Penyelamatan Warisan Literasi, Membuka Tabir Sejarah, Mengabadi di IKON Nasional’ , kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Dispersip Kotabaru dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepedulian masyarakat terhadap naskah kuno sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.
Kepala Dispersip Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin, S.Ag., M.M., saat membuka acara menegaskan bahwa naskah kuno bukan sekadar peninggalan masa lalu yang usang, melainkan sumber pengetahuan dan bukti perjalanan sejarah yang bernilai tinggi bagi generasi mendatang.
“Sosialisasi ini digelar untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya naskah-naskah peninggalan terdahulu, sebab naskah sejarah merupakan instrumen penting dalam membentuk karakter bangsa. Melalui naskah kuno, kita dapat mempelajari nilai-nilai luhur, sejarah, hingga identitas daerah kita,” tutur Fuad.
Ia menambahkan, keberadaan naskah kuno harus dilindungi dan dilestarikan secara aktif karena sejarah merupakan fondasi utama dari kemajuan suatu daerah. Bangsa yang besar dan kuat adalah bangsa yang senantiasa menghargai warisan para leluhurnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali materi teknis terkait tata cara penyimpanan, metode perawatan yang benar, mekanisme pendataan dan pendaftaran, hingga strategi alih media (digitasi) serta pemanfaatannya untuk pengembangan ilmu pengetahuan.
Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Bidang Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, Emmy Ariani, S.T., yang memaparkan materi khusus mengenai bentuk pendampingan pemerintah dalam pelestarian naskah kuno.
Melalui sosialisasi ini, Pemkab Kotabaru berharap dapat membangun sinergi yang kokoh bersama para pemilik naskah kuno dan masyarakat luas dalam upaya penyelamatan serta pelestarian warisan literasi di Kabupaten Kotabaru. Rzq.












