GENERASINEWSINDONESIA.COM Way Kanan – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Way Kanan dijadwalkan akan menggelar perhelatan akbar Musyawarah Daerah (MUSDA) ke Vl pada Rabu (22/04) di Gedung Pusiban atau Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten di Blambangan Umpu.
Musda kali ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk mengevaluasi kinerja serta menyusun program kerja strategis lima tahun ke depan. Acara ini akan ikuti oleh seluruh jajaran pengurus dari tingkat Kabupaten (DPD), tingkat Kecamatan (Pimpinan Cabang (PC), hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Way Kanan.
Ketua DPD LDII Way Kanan, H. Sobri, menyatakan bahwa persiapan hingga saat ini telah mencapai tahap final. Ia menekankan bahwa pemilihan GSG Pemkab Way Kanan sebagai lokasi acara merupakan simbol sinergi yang kuat antara LDII dengan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, koordinasi dengan pihak pemerintah kabupaten dan internal panitia berjalan sangat baik. Kami ingin Musda ini bukan sekadar seremoni pergantian pengurus, melainkan wadah pemikiran untuk melahirkan ide-ide yang bermanfaat bagi kemajuan masyarakat Way Kanan,” ujar H. Sobri saat meninjau persiapan.
Dalam keterangannya, H. Sobri memberikan arahan khusus kepada 3 elemen penting kesuksesan Musda:
1. Kepada Panitia berpesan agar bekerja dengan profesional, mengedepankan semangat gotong royong, dan memastikan seluruh tamu undangan serta delegasi merasa nyaman.
2. Seluruh delegasi membawa aspirasi murni dari bawah untuk dirumuskan menjadi program kerja yang aplikatif, terutama dalam bidang dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.
3. Kepada Warga LDII mengimbau seluruh warga LDII di Way Kanan untuk turut menyukseskan acara ini dengan doa dan dukungan moral agar kegiatan berjalan aman, selamat, lancar, dan barokah.
“Layani peserta dengan prinsip rukun, kompak, dan kerjasama yang baik,” cetusnya.
Musda VII LDII Way Kanan tahun 2026 ini diprediksi akan mengangkat isu-isu strategis terkait penguatan sumber daya manusia (SDM) yang profesional religius. Hal ini sejalan dengan visi organisasi untuk terus mencetak generasi yang memiliki kedalaman ilmu agama (alim-faqih), berakhlakul karimah, dan memiliki kemandirian yang kuat.
“Kami ingin LDII terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam mewujudkan visi unggul dan sejahtera,” tutup H. Sobri. Yus.










