GENERASINEWSINDONESIA.COM Way Kanan – Mengusung semangat kontribusi berkelanjutan, DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Way Kanan resmi.
Dalam pagelaran Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Way Kanan pada Rabu (22/4) di Gedung Pusiban, agenda lima tahunan ini mengangkat tema Strategis Mengenai Kemandirian Daerah Demi Menyongsong Indonesia Emas 2045.
Hasil Musda VI menetapkan H. Sobri terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua DPD LDII Way Kanan untuk masa bhakti 2026-2031. Dukungan solid datang dari seluruh perwakilan Zona 1, 2, dan 3 yang mencakup berbagai kecamatan di Bumi Ramik Ragom, yang menilai kepemimpinan H. Sobri pada periode sebelumnya telah membawa kemajuan signifikan bagi organisasi.
Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, M. Aditya, menekankan pentingnya penguatan sinergi antara ormas dan pemerintah daerah.
“Kami lahir, hidup, dan beraktivitas di Indonesia. Maka sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk mencintai negeri ini dan berkontribusi nyata dalam pembangunan. Kita butuh kerja nyata dan profesionalisme yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Aditya.
Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, saat membuka acara menyampaikan apresiasinya terhadap eksistensi LDII. Ia berharap LDII terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun SDM yang unggul.
“Untuk mencapai Way Kanan yang mandiri dan sejahtera, diperlukan kolaborasi lintas sektor. LDII selama ini telah aktif di tengah masyarakat, dan kami berkomitmen mendukung program positif LDII, terutama dalam pembinaan generasi muda dan penguatan nilai kebangsaan,” ujar Bupati.
Pasca ditetapkan sebagai ketua terpilih, H. Sobri menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk lima tahun ke depan. Ia mengungkap menerima amanah dengan rasa tanggung jawab
“Fokus utama kami ke depan adalah memperkuat delapan klaster kontribusi LDII untuk bangsa, mulai dari bidang dakwah, pendidikan, hingga ekonomi syariah di tingkat akar rumput Way Kanan,” ungkap H. Sobri.
Ia juga menambahkan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Way Kanan antara pemerintah daerah dengan tokoh lintas agama untuk memastikan Way Kanan tetap kondusif, sehingga program pembangunan bisa berjalan maksimal menuju visi Indonesia Emas 2045.
Rangkaian acara diawali dengan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya dan pemutaran video profil delapan program unggulan LDII. Program tersebut meliputi wawasan kebangsaan dan dakwah , pendidikan karakter, ekonomi syariah, kesehatan herbal & lingkungan hidup, teknologi digital dan energi terbarukan. Yus.












