MANOKWARI – Atlet pencak silat dari Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Manokwari tampil memukau dalam gelaran Festival Budaya “Pesona Nusantara” yang berlangsung di Atrium Manokwari City Mall, Papua Barat, Ahad (2/8/2026).
Ajang pameran dan pertunjukan seni budaya yang dihelat sejak 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 ini diikuti oleh 19 Paguyuban Nusantara. Berbagai paguyuban turut menampilkan kearifan lokal masing-masing, di antaranya Paguyuban Pasundan, Keluarga Bugis Sidrap, Ikatan Keluarga Besar Yogyakarta (IKBY), Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS), Ikatan Wanita Keluarga Bone (IWKB), Ikatan Perempuan Toraja (IPT), Perkumpulan Perempuan Arfak, hingga Paguyuban Karima Manokwari bersama Pemuda Karima.
Dalam ajang tersebut, Farhan Pakaya, pesilat PERSINAS ASAD yang tampil memperkuat Paguyuban Pemuda Karima (Eks-Karesidenan Madiun di Manokwari), membawakan peragaan Seni Tunggal Baku IPSI. Farhan tampil mewakili unsur perguruan pencak silat di bawah naungan Madiun Kampoeng Pesilat.
Atraksi silat yang disajikan dengan penuh semangat dan ketangkasan tersebut sukses menyedot perhatian pengunjung serta dewan juri. Atas penampilan impresifnya, Farhan menerima penyerahan piagam penghargaan dan kenang-kenangan secara simbolis di atas panggung utama. Penampilannya kian menyemarakkan panggung festival yang juga diisi ragam Seni Tari Jaipong, Tari Kipas, Dansa Ular, Jaranan, Fashion Show, hingga nyanyian lagu-lagu adat Nusantara.
Dalam wawancara singkat di panggung, Farhan mengungkapkan rasa bangga dan gembiranya dapat menampilkan jurus-jurus pencak silat yang selama ini ia latih secara tekun.
“Saya menyukai dan menekuni pencak silat untuk meneruskan cita-cita orang tua sekaligus ikut melestarikan warisan budaya leluhur bangsa,” tutur Farhan di hadapan penonton.
Sementara itu, Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Manokwari, Aipda Ichsan Purnama, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen aktif mendukung agenda olahraga maupun seni budaya di daerah.
“PERSINAS ASAD Manokwari terus konsisten melakukan pembinaan fisik, mental, hingga spiritual bagi generasi muda. Pembinaan yang tepat sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter pemuda yang tangguh dan berintegritas,” jelas Aipda Ichsan.
Sekretaris Paguyuban Karima, Endra Prihartanto, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta partisipasi aktif dari PERSINAS ASAD.
“Atraksi pencak silat yang disajikan sangat luar biasa, atraktif, dan penuh semangat. Hal ini menjadi salah satu daya tarik utama yang memukau pengunjung maupun dewan juri dalam Festival Budaya Pesona Nusantara kali ini,” pungkas Endra. Rls.










