BANJAR – SENKOM Mitra Polri Kabupaten Banjar mengikuti Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Senkom Kalimantan Selatan pada Minggu (01/11) yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WITA di Aula DPD LDII Kota Banjarmasin, Jalan Pramuka, Pembina IV, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Rakerprov diikuti oleh lebih dari 50 peserta terdiri dari jajaran Ketua, Sekretaris, serta perwakilan anggota QR33 dari 11 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, termasuk 4 personel utusan dari Banjar.
Acara Rakerprov dibuka oleh Pengurus Pusat, H. Lukman Abdul Fatah yang dalam pengarahannya, ia menegaskan pentingnya seluruh jajaran anggota Senkom untuk mengoptimalkan pelaksanaan program kegiatan dari tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten/kota.
“Sinergitas Senkom dengan kepolisian serta masyarakat harus terus ditingkatkan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Selain itu, kelengkapan seragam, atribut, hingga fasilitas operasional pendukung organisasi juga harus dipenuhi hingga tingkat bawah,” tegas Lukman.
Terdapat lima agenda utama yang menjadi pembahasan strategis dalam Rakerprov 2026 ini, meliputi:
1. Sosialisasi dan evaluasi optimalisasi penanganan kebencanaan/darurat (QR33).
2. Sosialisasi perlindungan ketenagakerjaan dan kesehatan (BPJS).
3. Sosialisasi dan evaluasi capaian program kerja tahun 2026.
4. Penyusunan dan perumusan Program Kerja (Proker) tahun 2027.
5. Imbauan peningkatan penggunaan aplikasi pendukung komunikasi Senkom Digital Communication (SDC).
Sementara itu, Ketua Senkom Provinsi Kalimantan Selatan, Sukaji, menyampaikan bahwa Rakerprov ini menjadi wadah penting pertanggungjawaban serta pelaporan kinerja dari pengurus daerah.
“Melalui kegiatan ini, seluruh Ketua Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan dapat melaporkan dan mengevaluasi kinerjanya sepanjang tahun 2026. Harapannya, pemanfaatan QR33 dapat makin dimaksimalkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Sukaji.
Di tempat yang sama, Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Banjar, Bayu Mega, menyambut positif terselenggaranya Rakerprov tersebut sebagai acuan perbaikan kinerja di wilayahnya.
“Rakerprov ini menjadi momentum bagi kami di Kabupaten Banjar untuk mengevaluasi seluruh program selama tahun 2026. Harapannya, pada tahun 2027 mendatang kami bisa bertugas lebih maksimal, efisien, serta semakin solid dalam bersinergi dengan Kepolisian dan masyarakat setempat,” ungkap Bayu. Wea.












