Bersama BPBD Karanganyar, Relawan LDII dan SENKOM SAR Padamkan Api Hanguskan Rumah Servis

KARANGANYAR – Musibah kebakaran pada Minggu (2/8) siang melanda sebuah rumah tinggal yang difungsikan sebagai bengkel servis peralatan elektronik dan kompor gas di Dusun Blumbang Kidul, Kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp130 juta akibat bangunan beserta aset elektronik milik korban dan pelanggan hangus dilalap si jago merah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Sugiharjo, menjelaskan bahwa amukan api bermula sekitar pukul 14.30 WIB. Rumah permanen berukuran 10 x 15 meter milik Sunar (56) tersebut dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang menghadiri acara arisan keluarga di Kecamatan Ngargoyoso.

Peristiwa pertama kali diketahui oleh saksi mata, Wiyono, yang melihat kepulan asap pekat disusul kobaran api dari dalam rumah. Sontak, ia berteriak meminta bantuan warga sekitar, termasuk Supardi, untuk melakukan pemadaman secara mandiri sembari menghubungi tim pemadam kebakaran dan pihak berwenang.

Mendapat laporan warga, respons cepat langsung ditunjukkan oleh tim gabungan. Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karanganyar menerjunkan tiga unit armada pemadam ke lokasi, dibantu oleh personel BPBD, Polsek Tawangmangu, Koramil Tawangmangu, masyarakat setempat, serta barisan relawan kemanusiaan dari Karangpandan dan Tawangmangu—termasuk di dalamnya unsur Relawan LDII dan Senkom SAR.

Sinergi dan aksi tanggap emergency yang diperlihatkan Relawan LDII, Senkom SAR, serta unsur terkait menjadi kunci penting dalam memutus pergerakan api agar tidak merembet ke area permukiman padat di sekitarnya.

Setelah berjibaku lebih dari satu jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.10 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 16.30 WIB untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu api susulan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, sumber api diduga kuat berasal dari korsleting atau arus pendek instalasi listrik. Kendati demikian, kepastian penyebab kebakaran masih menunggu penyelidikan resmi dari aparat kepolisian.

Kerugian yang dialami Sunar diperkirakan mencapai Rp130 juta, mengingat selain fisik bangunan, puluhan perangkat elektronik rumah tangga, unit televisi, hingga kompor gas milik para pelanggan yang sedang diperbaiki ikut hangus tak tersisa.

Atas kejadian ini, Kalaksa BPBD Karanganyar Sugiharjo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat, khususnya semangat gotong royong warga dan aksi cepat Relawan LDII serta Senkom SAR yang bersinergi di lapangan. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk secara berkala memeriksa kelaikan instalasi listrik rumah tangga guna mengantisipasi risiko bahaya kebakaran. Rls.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *