MUBA – Menanggapi maraknya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kemarau panjang, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) melalui Pimpinan Anak Cabang Kelurahan Kayuara pada Rabu (14/10) menggelar aksi sosial pembagian masker gratis di sepanjang Jalan Kolonel Wahid Udin, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Aksi kepedulian ditujukan bagi pengguna jalan dan pengendara yang beraktivitas di luar ruangan guna meminimalkan risiko gangguan pernapasan (ISPA) akibat paparan debu dan kualitas udara yang memburuk.
Ketua DPD LDII Kabupaten Musi Banyuasin, H. Daud Sobri, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar dan kepedulian nyata LDII dalam merespons dampak bencana asap yang menimpa wilayah Sumatera Selatan.
“Kami dari DPD LDII Muba terus berikhtiar hadir di tengah masyarakat. Pembagian masker gratis ini adalah salah satu langkah taktis untuk melindungi kesehatan warga di tengah pekatnya kabut asap,” ujar Daud saat ditemui di Kompleks Pondok Pesantren Taufiqurrohman (PPTR) Sungai Lilin.
Daud menambahkan, penanganan dampak karhutla tidak cukup hanya dengan aksi medis sementara, tetapi harus dibarengi dengan edukasi dan imbauan pencegahan yang konsisten.
“Selain membagikan masker, kami menyelipkan imbauan tentang bahaya dan pencegahan karhutla. Edukasi lingkungan ini rutin kami sampaikan, baik melalui majelis pengajian maupun kegiatan kemasyarakatan LDII lainnya,” lanjutnya.
Kegiatan diikuti Pembina LDII Kayuara, H. S. Priyanto, S.H., dan H. Suyono, S.Pd., M.M. Aksi ini juga menjadi tindak lanjut atas instruksi Ketua DPW LDII Sumatera Selatan, H. Rahmatullah, S.Ag., M.Si., agar seluruh jajaran LDII aktif berkontribusi mengatasi persoalan lingkungan dan kesehatan warga.
Daud berharap kondisi kualitas udara di Musi Banyuasin dan sekitarnya dapat segera membaik agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun, sehingga kondisi lingkungan kembali pulih dan ancaman kesehatan dapat teratasi,” tutupnya. Rls.


