GENERASINEWSINDONESIA.COM Kotabaru — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru terus mematangkan kesiapan SDM dalam menghadapi era digital. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Pemkab menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Tenaga Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan tingkat kabupaten di Ballroom Hotel Grand Surya, Jumat (10/7).
Agenda ini dirancang khusus untuk mendongkrak kualitas pengelola perpustakaan desa, perpustakaan khusus, hingga Taman Bacaan Masyarakat (TBM) agar mampu memenuhi Standar Nasional Perpustakaan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin, menegaskan pentingnya adaptasi teknologi saat membuka acara tersebut. Menurutnya, pustakawan hari ini dituntut bergerak dinamis mengikuti perkembangan zaman.
“Perkembangan zaman menuntut kita untuk mampu beradaptasi, terutama dalam pengelolaan perpustakaan berbasis digital. Perpustakaan tidak lagi sekadar tempat membaca, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat informasi dan literasi masyarakat,” ujar Fuad.
Ia menambahkan, penguatan kualitas SDM merupakan kunci utama demi membangun fondasi budaya literasi yang lebih maju dan merata di Kabupaten Kotabaru.
Sejalan dengan hal itu, Kepala Bidang Perpustakaan, Afriandi, dalam laporan panitianya memaparkan bahwa bimtek ini lahir dari kebutuhan mendesak akan kompetensi teknis dan manajemen. Tujuannya agar layanan yang diberikan kepada masyarakat jauh lebih profesional dan relevan dengan tren masa kini.
Bimtek yang berlangsung intensif selama satu hari penuh ini diikuti oleh 54 peserta. Untuk memaksimalkan serapan ilmu, panitia menghadirkan dua narasumber berkompeten yaitu: Muhammad Isra (UIN Antasari Banjarmasin), Membedah materi manajemen perpustakaan modern, strategi penguatan literasi, serta pengembangan perpustakaan digital, serta Sofyan Hamid (Pustakawan) yang mengupas tuntas optimalisasi aplikasi ‘iKotabaru’ platform perpustakaan digital daerah yang memberikan kemudahan akses ribuan buku gratis langsung dari smartphone.
Selain itu, peserta juga dibekali materi mengenai kebijakan perpustakaan daerah hingga sosialisasi pentingnya akreditasi perpustakaan. Lewat langkah strategis ini, Pemkab Kotabaru optimistis pengelolaan literasi di tingkat akar rumput akan semakin profesional, modern, dan siap menjawab tantangan di era banjir informasi. (Rzq)












