Deklarasi Si JOKO Kotabaru Warnai Festival Budaya Saijaan 2026 di Siring Laut

GENERASINEWSINDONESIA.COM Kotabaru – Kemeriahan Festival Budaya Saijaan (FBS) 2026 kian terasa istimewa dengan digelarnya Deklarasi Si JOKO (Silaturahim Jowo Kotabaru). Acara yang sarat akan nilai tradisi dan kebudayaan itu berlangsung pada Sabtu (25/07) di kawasan wisata Siring Laut tepatnya di Halaman Gedung Kantor Bupati lama.

Dalam kegiatan, puluhan jajaran pengurus dan anggota tampil anggun dan gagah mengenakan pakaian adat Jawa lengkap, seperti beskap, lurik, kebaya, hingga blangkon.

Prosesi diawali dengan komando penghormatan secara adat kepada Wakil Bupati Kotabaru serta jajaran pimpinan daerah yang hadir di panggung utama dipimpin Ketua Si Joko, AKP Pebe Supriadi, SE. Seluruh peserta deklarasi dengan penuh rasa hormat membungkukkan badan (sungkem/pemberian hormat tradisional) secara serentak sebagai bentuk penataan etika kearifan lokal.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan naskah deklarasi resmi Si JOKO oleh Ketua Si Joko melalui Ketua Bidang Seni Budaya, Ramujianto. Dimana, dalam naskah deklarasi, Si Joko secara tegas menyatakan 6 poin komitmen utama:
1. Mempererat persaudaraan di antara warga Jawa di Kabupaten Kotabaru tanpa membedakan latar belakang, profesi, maupun golongan.
2. Melestarikan nilai-nilai luhur budaya Jawa sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia.
3. Menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
4. Mendukung terciptanya kerukunan antar suku, agama, ras, dan budaya serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
5. Bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Kotabaru.
6. Menjadikan Si JOKO sebagai organisasi yang terbuka, inklusif, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Deklarasi ini menjadi ajang penguat tali silaturahmi sekaligus wujud partisipasi aktif warga keturunan Jawa dalam melestarikan kebudayaan Nusantara di Bumi Saijaan.

Kehadiran barisan Si Joko dengan latar belakang audio parade dan dekorasi adat turut menyedot perhatian ribuan pasang mata pengunjung yang memadati kawasan Siring Laut. Melalui ajang tahunan Festival Budaya Saijaan ini, diharapkan keberagaman adat dan budaya di Kotabaru dapat terus terpelihara dengan baik. Rzq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *