GENERASINEWSINDONESIA.COM Banjarmasin – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Tanah Laut, Anton Kuswoyo, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu (15/04) di Banjarmasin.
Acara tersebut menghadirkan 2 narasumber, yakni Prof. Dr. H. Mujiburrahman MA dan Ketua FKUB Kalimantan Selatan, Drs. H. M. Ilham Masykuri Hamdie, M.Ag.
Kegiatan dibuka Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kalimantan Selatan, Drs. Heriansyah, M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi sebagai fondasi utama dalam mewujudkan kemajuan bangsa.
“Rakor ini menjadi komitmen bersama untuk terus memelihara kerukunan serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sejalan dengan amanat Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006. Lebih khusus, Rakor kali ini mengangkat tema Sinergi Pemerintah dan FKUB dalam menghadapi krisis global,” terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, Anton yang merupakan Sekretaris Umum FKUB, Kabupaten Tanah Laut menyambut baik pelaksanaan rakor yang dinilai strategis dalam memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, khususnya dalam menjaga kerukunan umat beragama di tengah dinamika global.
Anton menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, terutama dalam merespons dampak situasi global yang tidak menentu.
Krisis global akibat perang Amerika Serikat dan Israel versus Iran, lanjutnya, tentu sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi dan sosial di Indonesia. Oleh sebab itu, pemerintah perlu menentukan skala prioritas dalam menjalankan kebijakan yang lebih pro rakyat, agar dampaknya dapat diminimalisir.
“Peran tokoh agama pun sangat diperlukan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi krisis global yang terjadi saat ini. Mengingat tokoh agama punya pengaruh besar di kalangan masyarakat” kata Anton.
Sejumlah analis menyebut konflik ini berpotensi memicu kenaikan harga energi, gangguan distribusi global, hingga tekanan inflasi yang berdampak pada banyak negara, termasuk Indonesia .
Rakor FKUB ini diharapkan mampu menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat peran FKUB sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam menjaga harmoni sosial dan ketahanan nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang. Kus.












