Kotabaru – Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD Kabupaten Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya bangsa sekaligus membina karakter generasi muda.
Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan latihan rutin yang digelar secara serentak di seluruh padepokan se-Kabupaten Kotabaru setiap malam Kamis ke-4.
Agenda rutin ini menjadi momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, meningkatkan kualitas keilmuan silat, serta menanamkan nilai-nilai luhur kepencaksilatan. Masifnya pelaksanaan latihan hingga ke tingkat desa mempertegas jangkauan luas Persinas ASAD dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat.
Atmosfer latihan tampak dinamis dan penuh semangat. Menariknya, peserta yang hadir mencakup berbagai jajaran usia, mulai dari anak-anak sekolah dasar (usia 7 tahun), remaja, hingga kelompok usia istimewa (lansia), baik putra maupun putri.
Kehadiran lintas generasi ini mencerminkan nilai disiplin, sportivitas, dan kebersamaan yang menjadi fondasi utama organisasi.
Ketua Pengurus Kabupaten Persinas ASAD Kotabaru, H. Guslan, SKM, yang memantau langsung jalannya latihan pada Rabu (29/07) dari Padepokan Desa Gunung Ulin, Kecamatan Pulaulaut Utara, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus dan warga yang berpartisipasi.
“Antusiasme yang tinggi dari warga merupakan bukti nyata akan kecintaan mereka terhadap seni bela diri pencak silat, sekaligus wujud komitmen Persinas ASAD dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan,” ujar H. Guslan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa latihan berkala ini, selain untuk mengasah fisik juga sebagai wadah pembentukan mental dan karakter yang tangguh. Melalui olah kanuragan, warga dibentuk untuk memiliki disiplin diri, rasa saling menghormati, serta jiwa ksatria yang siap membela kebenaran.
Pelaksanaan latihan serentak juga mempertegas soliditas dan keaktifan Persinas ASAD Kotabaru dalam menjalankan roda organisasi, sekaligus memperkokoh kontribusi nyatanya bagi pembinaan generasi muda di daerah. Rzq.












