LDII Kotabaru Gelar Rukyatul Hilal di Majelis Puncak Bersama Kemenag, MUI dan PCNU

GENERASINEWSINDONESIA.COM Kotabaru – Dalam rangka menentukan awal bulan penting dalam kalender Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kotabaru kembali bersinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) setempat melaksanakan pemantauan hilal atau Rukyatul Hilal pada Kamis (19/03) sore di kawasan Majelis Puncak Ar-Rofiqul A’laa, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru.

Ketua Tim Rukyatul Hilal LDII, Abdulloh Sifaturrohman, mengatakan ​bahwa sinergi yang dilakukan merupakan bentuk komitmen dalam mendukung otoritas pemerintah, khususnya Kementerian Agama, dalam memberikan kepastian ibadah bagi umat Muslim di Bumi Saijaan khususnya dan umumnya di seluruh Indonesia. Selain LDII, dalam pelaksanaannya, Kemenag juga menggandeng MUI, PCNU dan Pengadilan Agama.

“Kami berupaya memberikan kontribusi data yang akurat dari lapangan. Hasil dari pemantauan di Ajelia Puncak ini nantinya akan dilaporkan secara resmi sebagai bahan pertimbangan dalam sidang Isbat di tingkat pusat,” ujar Abdulloh di sela kegiatan.

“Dikarenakan cuaca mendung disertai hujan gerimis, sehingga dalam pantauan ini kami menyatakan hilal belum terlihat. Ini juga yang akan kami laporkan ke tim LDII pusat untuk diteruskan ke Kementrian Agama,” lanjut Abdulloh menegaskan.

Di akhir ungkapnya, Abdulloh, mengatakan terkait dengan pelaksanaan Hari Raya Idulfitri, LDII tetap akan mengikuti keputusan mentri agama melalui sidang isbat.

​Ucapan terimakasih disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, Dr. H. Akhmad Kamal, SH.I, M.Ag, semua pihak termasuk LDII atas kerjasama yang tah dilakukan bersama untuk kepentingan umat.

Akhmad Kamal menyampaikan hasil terahir pada sekitar pukul 18.25 WITA dalam pantauan digital di Kabupaten Kotabaru posisi bulan masih di 2° dan elongasi pada kisaran 5,2.

Selanjutnya kita tinggal menunggu sidang isbat pemerintah dengan ormas Islam di seluruh Indonesia yang akan diumumkan secara langsung oleh Mentri Agama Republik Indonesia di Jakarta. Rzq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *