GENERASINEWSINDONESIA.COM Tabalong — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Silaturahim Syawal keluarga besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tabalong yang digelar pada Minggu (12/04) di Masjid Baitul Mushlisin, Jl. A. Yani, Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat persaudaraan umat pasca-Ramadan, sekaligus dihadiri sejumlah tokoh ulama dan masyarakat.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tabalong, KH Sabillal Rusdi, dalam tausyiahnya mengajak seluruh jamaah untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah. Ia menegaskan bahwa Syawal bukan sekadar tradisi saling memaafkan, tetapi harus menjadi titik awal memperkokoh persatuan dan meningkatkan kualitas keimanan.
“Silaturahim bukan hanya tradisi, tetapi juga perintah agama yang memiliki nilai besar dalam memperkuat persatuan dan kesatuan umat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai ibadah selama Ramadan, seperti kesabaran, kejujuran, dan kepedulian sosial, tetap dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberhasilan seseorang dalam menjalani Ramadan tidak hanya diukur dari ibadah selama sebulan penuh, tetapi juga dari konsistensi dalam mempertahankan kebaikan setelahnya.
Ketua MUI mengapresiasi peran LDII dalam membina umat dan menjaga kerukunan sosial. Menurutnya, kontribusi organisasi keagamaan sangat penting dalam menciptakan suasana yang damai dan harmonis.
Senada dengan itu, Ketua Dewan Penasehat DPW LDII Kalimantan Selatan, KH Supriyanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga persatuan dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak warga LDII agar menjadikan momentum Syawal sebagai awal untuk memperbaiki diri dan mempererat kebersamaan.
“Silaturahim ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi harus menjadi penguat komitmen kita dalam menjaga kebersamaan dan persaudaraan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan harus tercermin dalam sikap santun, jujur, dan peduli terhadap sesama. Ia menegaskan bahwa LDII memiliki peran strategis dalam membina umat agar tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman yang moderat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
“Kita harus menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat, dengan menunjukkan akhlakul karimah dan semangat gotong royong,” tambahnya.
Kegiatan Silaturahim Syawal ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan warga LDII Tabalong serta tokoh masyarakat setempat. Acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, ditandai dengan saling bersalaman dan ramah tamah antar jamaah. Rls.












