KOTABARU – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PAC LDII) Desa Gunung Ulin menggelar serangkaian perlombaan khas kemerdekaan.
Kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berlangsung semarak di Halaman Masjid Baitul Jannah, Jalan Karya Utama RT 03/RW II, Desa Gunung Ulin, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Beragam perlombaan unik yang menguji kekompakan disajikan oleh panitia diantaranya adalah lomba memasukkan sedotan ke dalam botol, menyusun menara gelas, lempar karet, hingga lomba botol manyun yang sukses memancing gelak tawa penonton.
Tak hanya mengandalkan ketangkasan fisik, lomba yang mengasah kecerdasan dan konsentrasi seperti tebak gaya, instruksi pendengaran, serta tebak gambar juga turut menyedot perhatian dan antusiasme warga yang hadir.
Ketua PAC LDII Desa Gunung Ulin, Aditya Andi Hernowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahim antarwarga sekaligus menanamkan semangat nasionalisme sejak dini.
”Melalui momen peringatan kemerdekaan ini, kami ingin memperkuat rasa kebersamaan, kerukunan, dan kekompakan di tengah masyarakat,” ujar Andi di sela-sela acara.
”Jenis lomba yang kami rancang sengaja melatih konsentrasi, ketangkasan, dan kerja sama tim agar nilai-nilai perjuangan para pahlawan bisa kita rasakan bersama dengan cara yang menyenangkan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, antusiasme warga sangat luar biasa. Hal itu terlihat dari banyaknya peserta dan penonton yang memadati lokasi acara sejak pagi hari. Sorak-sorai dukungan dari warga pun kian menambah kehangatan serta kemeriahan pesta rakyat hingga akhir acara.
Apresiasi juga datang dari salah satu orang tua peserta, Suwito. Ia memuji inisiatif pengurus organisasi dan panitia pelaksana karena dinilai sangat menginspirasi generasi penerus dalam meneladani nilai perjuangan dan gotong-royong.
”Perlombaan yang disajikan sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama mengenai pentingnya kebersamaan demi meraih suatu keberhasilan,” ungkap Suwito. (Rzq).












