GENERASINEWSINDONESIA.COM Surakarta — Puluhan personel Senkom Mitra Polri turut mengawal jalannya Pengajian Akbar yang diselenggarakan Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Jebres di Masjid Roudhotul Jannah, Pucangsawit, Jebres, Surakarta, pada Minggu (17/5). Kegiatan yang dihadiri sekitar 900 peserta itu berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para jamaah serta generasi muda yang hadir sejak pagi hari.
Pengamanan dilakukan sebagai bentuk sinergi antara Senkom Mitra Polri dengan LDII dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan yang membawa dampak positif bagi masyarakat. Kehadiran personel Senkom tidak hanya berfokus pada pengaturan keamanan dan parkir, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian acara berjalan kondusif dan nyaman bagi peserta.
Ketua Senkom Mitra Polri Kecamatan Jebres, Maryoto, menjelaskan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan implementasi nyata dari nota kesepahaman antara Senkom Mitra Polri dan LDII yang telah terjalin secara nasional.
“Pengamanan ini kami laksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pembinaan masyarakat. Sesuai kerja sama antara Senkom Mitra Polri dan LDII, kami hadir untuk membantu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan nyaman selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pengajian rutin, kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan karakter generasi muda di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks. Melalui pendekatan religius dan edukatif, para peserta diajak membangun keseimbangan antara kecerdasan spiritual, akhlak mulia, serta kesiapan menghadapi kehidupan sosial dan ekonomi.
Hadir sebagai pemateri utama, H. Semoga Jaya, M.S., BcKu., pengasuh pondok pesantren dari Jawa Timur, menyampaikan pentingnya penerapan nilai-nilai agama secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kesalehan individu harus tercermin dalam hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
“Kedisiplinan dalam menuntut ilmu harus dibarengi praktik nyata di lingkungan sekitar. Hablum minallah dan hablum minannas harus berjalan beriringan agar umat mampu menjadi teladan,” ungkapnya di hadapan ratusan jamaah.
Sementara itu, Ustadz Bagus Ari Yunanto menyoroti pentingnya membangun generasi muda yang tidak hanya religius, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Ia menilai tantangan zaman menuntut generasi penerus memiliki integritas, keterampilan, dan mental pekerja keras agar mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Karakter yang kuat harus dibangun sejak muda. Generasi yang alim dan berakhlak juga harus siap mandiri secara finansial sehingga mampu menjadi solusi di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ketua Remaja LDII PC Jebres, Firga Burhan Nurrochman, mengatakan pengajian akbar tersebut memang dirancang sebagai sarana pembinaan generasi penerus usia remaja hingga pra menikah. Fokus utama kegiatan adalah memperkuat pemahaman agama sekaligus membentengi generasi muda dari pengaruh negatif pergaulan bebas dan degradasi moral.
“Kami ingin menciptakan generasi yang memiliki pondasi agama kuat, disiplin, dan berkarakter luhur. Harapannya mereka mampu menjadi kader penerus bangsa yang membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pengajian yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB itu terbagi dalam dua sesi utama, yakni materi tematik pembinaan generasi penerus dan nasihat agama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan dukungan panitia, pengurus LDII, serta pengamanan dari Senkom Mitra Polri.
Melalui kolaborasi antara lembaga dakwah dan elemen keamanan masyarakat tersebut, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat harmoni sosial sekaligus melahirkan generasi muda yang religius, tangguh, dan berkontribusi positif bagi Kota Surakarta. Rls.












