KOTABARU – Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al Husna di bawah naungan Yayasan Insan Muslim Center pada Kamis (22/10) menggelar Kirab Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotabaru, Dr. H. Nur Zazin, M.A.
Kirab dilakukan sebagaimana pawai kegiatan lainnya oleh 262 santri yang terdiri daru kelas usia PAUD, Tilawati 1 hingga 6 dan kelas Semester, pada Kamis (22/10) dimulai dari TPQ di Jalan Purwosari, Gang 4, RT 06 RW 04, Desa Semayap, Kecamatan, Pulaulaut dilanjutkan menuju Jalan Mega Indah, Kantor Kemenag, Jalan Veteran hingga kembali ke TPQ.
Hal itu, merupakan sarana menanamkan nilai-nilai keislaman, membentuk akhlak mulia, dan menumbuhkan semangat cinta Tanah Air kepada generasi muda sejak dini.
Sebagaimana disampaikan Ketua Yayasan Insan Muslim Center, Miftahuddin, S.Pd, bahwa peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pendidikan agama dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.
Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan memahami kitab suci, tetapi juga pada pembentukan karakter serta penanaman nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan kirab, santri diharapkan semakin mengenal semangat kebersamaan, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Ketua TPQ Al Husna, Muzasaroh, menekankan pentingnya pendidikan akhlak dalam proses pembinaan santri sejak usia dini. Pendidikan agama, lanjutnya, perlu berjalan seiring dengan pembiasaan perilaku baik, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
Keikutsertaan santri dalam kegiatan kirab juga menjadi kesempatan untuk belajar di luar lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan bersama, santri dapat mengembangkan rasa percaya diri, mempererat kebersamaan, serta memahami pentingnya menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, Dr. H. Nur Zazin, M.A., saat sambutan pelepasan menekankan pentingnya memperkuat peran santri dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Santri diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai akhlak, kedisiplinan, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air.
“Tema HSN memiliki peran dalam mempersiapkan generasi penerus yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan moral”, Kata Nur Zazin.
Peringatan Hari Santri juga menjadi kontribusi santri dalam perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat komitmen terhadap pendidikan keagamaan. Ilmu menjadi bekal untuk menghadapi tantangan masa depan, sedangkan akhlak menjadi landasan dalam mengamalkan ilmu bagi kemaslahatan masyarakat. Rzq.












