Tumbuhkan Semangat Kebangsaan, Santri PPPM Sabilur Rosyidin Al Manshurin Gelar Upacara HUT Ke-81 RI

TANAH LAUT — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Sabilur Rosyidin Al Manshurin yang dinaungi Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Tanah Laut menggelar upacara bendera diikuti ratusan santri warga sektar. Agenda tahunan ini menjadi wujud penghormatan atas jasa para pahlawan sekaligus sarana memperkuat rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Ketua PPPM Sabilur Rosyidin Al Manshurin, Hakim Abdur Rohman. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa kemerdekaan seyogianya tidak dimaknai sebatas perayaan seremonial, melainkan pendorong semangat untuk meningkatkan kualitas diri.

“Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab moral untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif. Para santri harus memiliki semangat belajar yang tinggi, berakhlak mulia, disiplin, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pangkas Hakim.

Hakim menambahkan bahwa jika para pahlawan terdahulu berjuang mengangkat senjata, maka bentuk perjuangan santri saat ini adalah melaui pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta menjaga persatuan.

Ia juga mewanti-wanti para santri agar bijak dalam menghadapi era digital dan pesatnya arus teknologi.

“Jangan sampai kemajuan teknologi justru membuat kita lalai dari kewajiban. Manfaatkan teknologi untuk memperluas wawasan, belajar, berkarya, berdakwah, serta menyebarkan nilai-nilai kebaikan,” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Hakim mengingatkan pentingnya merawat kerukunan di tengah keberagaman suku, budaya, dan latar belakang masyarakat Indonesia. Perbedaan tersebut harus dijadikan kekuatan bersama dalam membangun negeri.

“Santri harus menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan menciptakan keharmonisan. Jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai pemicu untuk menjadi pribadi yang lebih baik—rajin belajar, berbakti kepada orang tua, menghormati guru, dan terus memberi manfaat bagi sesama,” pungkasnya. Ant.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *