Di Penghujung Ramadhan, SENKOM Karanganyar Bagi 75 Paket Sembako Melalui Program Bakti Sosia

GENERASINEWSINDONESIA.COM Karanganyar – Di bawah langit Desa Pereng yang cerah, barisan seragam oranye dan hitam tampak sibuk menata kotak-kotak keberkahan. Minggu (15/3) menjadi catatan tahun keempat bagi Senkom Mitra Polri Kecamatan Mojogedang dalam merawat tradisi kepedulian di bulan suci Ramadan. Bukan sekadar seremoni, aksi bertajuk ‘Mengalirkan Berkah, Mengukir Kebahagiaan di Bulan Suci’ ini adalah wujud nyata bahwa relawan keamanan juga memiliki sisi lembut kemanusiaan.

Ada cerita menarik di balik 75 paket sembako yang dibagikan hari itu. Ketua Senkom Mojogedang, Suwadi, mengungkapkan bahwa seluruh bantuan ini tidak datang dari sponsor besar, melainkan murni dari kocek pribadi atau iuran sukarela para anggota Senkom. Di tengah tekanan ekonomi, para relawan ini memilih ‘menyayat’ sedikit jatah dapur mereka demi memastikan piring tetangga tidak kosong.

“Kami memilih mengantarkan langsung ke rumah-rumah warga. Selain agar tepat sasaran, kami ingin menjalin silaturahmi batin dengan keluarga penerima manfaat,” ujar Suwadi khidmat.

Camat Mojogedang, Agus Dwitanto, S.E., M.M., yang hadir bersama jajaran Forkopimca, memberikan tafsir mendalam terhadap jumlah paket yang dibagikan. Baginya, angka 75 bukan sekadar statistik:
Angka 7: Melambangkan niat suci untuk terus menebar berkah di tujuh penjuru.
Angka 5: Menjadi pengingat akan fondasi Rukun Islam, termasuk kewajiban zakat dan berbagi kepada sesama.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk Senkom. Ini adalah bukti bahwa sinergi antara elemen masyarakat dan pemerintah desa bisa menciptakan jaring pengaman sosial yang hangat,” puji Agus Dwitanto.

Bagi warga seperti Sugiman dari Desa Pereng, kedatangan para relawan ini adalah jawaban atas doa-doa di meja makan. Rasa syukur yang sama terpancar dari wajah Suparman, warga Sidodadi, yang berharap napas kebaikan ini tidak akan pernah putus meski Ramadan berganti musim.

Kegiatan yang dihadiri pula oleh Wakil Ketua Senkom Karanganyar, Zainoel Muttaqin, S.A.P., ditutup dengan keberangkatan armada rescue yang kali ini mengangkut logistik pangan, bukan peralatan darurat. Di Desa Pereng, Senkom membuktikan bahwa menjaga keamanan wilayah dimulai dari memastikan perut rakyat sejahtera. Rls. Ghoni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *