Dukung Data Pemilih Akurat, Humas Ponpes Wali Barokah Hadiri Rapat Pleno PDPB KPU Kota Kediri

KEDIRI – Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya data pemilih yang akurat, valid, dan transparan. Wujud dukungan ditunjukkan melalui kehadiran Humas Ponpes Wali Barokah, Asyhari Eko Prayitno, dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Kota Kediri pada Rabu (30/9) di Aula KPU.

Rapat pleno berkala dipimpin Ketua KPU Kota Kediri, Reza Kristian. Hadir jajaran pimpinan Bawaslu setempat, Kodim 0809, Bakesbangpol, Cabang Dinas Pendidikan, Lapas Kelas IIA, serta perwakilan lembaga keagamaan dan pondok pesantren se-Kota Kediri.

Dalam sambutannya, Reza Kristian menegaskan bahwa keterbukaan informasi dan kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam menyajikan data pemilih yang mutakhir dan berkualitas.

“Rapat rekapitulasi PDPB yang kita laksanakan secara terbuka setiap tiga bulan ini sangat membutuhkan masukan dan tanggapan dari seluruh pihak. Tujuannya agar pemutakhiran data berjalan bersih, transparan, dan akurat hingga seratus persen sesuai kondisi riil di lapangan,” ujar Reza.

Menanggapi hal tersebut, Humas Ponpes Wali Barokah, Asyhari Eko Prayitno, mengapresiasi langkah KPU Kota Kediri yang konsisten merangkul elemen pesantren dalam setiap tahapan pemutakhiran data. Langkah ini dinilai sangat penting untuk memastikan seluruh warga pesantren dan santri terfasilitasi hak pilihnya.

“Pondok Pesantren Wali Barokah menyambut baik dan mengapresiasi keterbukaan KPU Kota Kediri melalui rapat pleno terbuka ini. Kami siap bersinergi secara aktif dalam memperbarui data santri maupun warga pesantren yang telah memiliki hak pilih, sehingga hak konstitusional mereka terdata dan terlindungi dengan baik,” ungkap Asyhari.

Kehadiran perwakilan pesantren dalam forum resmi ini mempertegas kontribusi nyata lembaga pendidikan Islam dalam mendukung terciptanya daftar pemilih yang berkualitas, transparan, dan akuntabel pada Pemilu di Kota Kediri. Rls.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *