Hadiri Kemah Moderasi Beragama, Pemuda LDII Lumajang Komit Jaga Toleransi dan Kebinekaan

LUMAJANG – Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Lumajang menunjukkan komitmen nyatanya dalam merawat keharmonisarian dan keutuhan bangsa dengan berpartisipasi aktif dalam Kemah Moderasi Beragama yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lumajang pada 2–3 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Obyek Wisata Pring-7, Kelurahan Rogotrunan, Kabupaten Lumajang ini diikuti sekitar 50 pemuda dari berbagai latar belakang agama. Dalam agenda tersebut, Muhammad Galih Wicaksono hadir mewakili Pemuda LDII Kabupaten Lumajang.

Kemah Moderasi Beragama dirancang sebagai ruang dialog intensif antargenerasi muda untuk saling mengenal, mempererat persaudaraan, serta memperkuat pemahaman akan pentingnya toleransi dalam mengelola keberagaman masyarakat secara damai dan saling menghormati.

Ketua FKUB Kabupaten Lumajang, Asir, S.H., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda lintas agama merupakan fondasi utama dalam merawat toleransi. Menurutnya, ruang perjumpaan seperti kemah moderasi dapat membangun kesadaran bersama dalam menjaga kondusivitas di tengah dinamika masyarakat yang majemuk.

Selain agenda perkemahan, kegiatan ini juga dirangkai dengan prosesi pengukuhan pengurus Forum Perempuan Kerukunan Umat Beragama (FPKUB) dan Generasi Muda Antar Umat Beragama (Gema Utama) periode 2026–2031.

Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lumajang, Kepala Bakesbangpol, Kabag Kesra, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang.

Bagi Pemuda LDII Kabupaten Lumajang, keikutsertaan ini menjadi wadah strategis untuk mengimplementasikan delapan bidang kontribusi LDII, khususnya dalam penguatan wawasan kebangsaan dan toleransi beragama. Lewat momentum ini, generasi muda diharapkan terus aktif membangun komunikasi positif, memperluas jejaring sosial, dan memperkuat kerja sama kemasyarakatan demi terciptanya persatuan yang kokoh. Rls.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *