KOTA KEDIRI – Pengurus Besar Perguruan Pencak Silat Nasional (PB PERSINAS ASAD) pada Senin (03/08) menggelar silaturahmi dan audiensi strategis bersama jajaran pimpinan serta Yayasan Wali Barokah Boarding School (WBBS) di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, Jawa Timur.
Kehadiran pengurus dipimpin Ketua Bidang Prestasi sekaligus mantan atlet nasional, H. Eka Yulianto didampingi Bendahara Umum H. Ridan Nandari, Ketua Departemen Kepelatihan M. Sulton Auliya, Ketua Departemen Pembinaan Prestasi Yayak Agus Subiantoro, serta Bendahara Prestasi H. Umar Aris.
H. Midhal selaku Pembina WBBS bersama jajaran pengurus serta staf pengajar jenjang SMP dan SMA WBBS.
Midhal menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaannya telah menunjuk WBBS Kediri sebagai proyek percontohan (pilot project) pembinaan pesilat tingkat nasional.
“Kami menyambut baik langkah PB PERSINAS ASAD. Program ini sangat sejalan dengan visi kami, di mana pencetakan atlet dan pesilat unggul tetap berpijak kuat pada pembinaan akhlak, moral, dan karakter siswa di lingkungan pesantren,” ujar H. Midhal.
Sementara Ketua Bidang Prestasi PB PERSINAS ASAD, H. Eka Yulianto, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam menjalankan amanat Musyawarah Nasional (Munas) PERSINAS ASAD Tahun 2026.
“Program percepatan prestasi di lingkungan boarding school ini merupakan amanah Munas 2026. Kerja sama dengan WBBS Kediri adalah tahap awal, dan ke depan kami menargetkan untuk mereplikasi model pembinaan ini ke seluruh boarding school di Indonesia,” tegas mantan atlet nasional tersebut.
Senada dengan hal itu, Bendahara Umum, H. Ridan Nandari, menambahkan bahwa keberhasilan pilot project ini diproyeksikan akan membuka peluang pengembangan ekosistem kompetisi yang lebih luas.
“Jika program pembinaan di boarding school ini berjalan sesuai rencana, kami siap menggandeng para sponsor untuk menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat antar-Boarding School di masa mendatang,” ungkap H. Ridan.
Melalui sinergi strategis ini, PB PERSINAS ASAD dan WBBS Kediri optimistis dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya tangguh dan berprestasi di gelanggang olahraga, tetapi juga memiliki kedalaman ilmu agama serta berakhlak mulia. Rls.












