KEDIRI — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri pada Selasa (18/08) menggelar serangkaian perlombaan tradisional dan kegiatan.
Acara yang dipusatkan di kompleks pesantren ini diikuti dengan penuh antusias oleh ribuan santri yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara, serta melibatkan masyarakat di lingkungan sekitar pondok.
Ketua Ponpes Wali Barokah, KH. Sunarto, menegaskan bahwa partisipasi aktif para santri dalam peringatan kemerdekaan merupakan wujud nyata rasa cinta tanah air. Menurutnya, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai benteng pendidikan moral dan agama, tetapi juga pusat gelora kebangsaan dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Melalui perlombaan yang penuh kegembiraan ini, para santri diajak memaknai nilai-nilai perjuangan pahlawan dengan menjunjung tinggi sportivitas, kekompakan, dan kerja sama tim,” ujar KH. Sunarto.
Ia menambahkan, sebanyak 15 jenis permainan tradisional digelar—seperti balap karung, tarik tambang, hingga gobak sodor—sebagai upaya melestarikan permainan rakyat sekaligus membangun karakter kebersamaan. KH. Sunarto secara khusus juga mengusulkan permainan egrang (jangkungan) untuk dihadirkan pada agenda mendatang karena nilai ketangkasannya yang tinggi.
Ketua Panitia Acara, M. Thobroni Ubaidah, menyampaikan bahwa perayaan kemerdekaan di lingkungan Ponpes Wali Barokah dikemas dalam 8 rangkaian kegiatan utama:
- Pengibaran Bendera & Semarak Umbul-Umbul: Pemasangan Bendera Merah Putih di lingkungan pondok dan wilayah sekitar mulai 1 hingga 31 Agustus 2026.
- Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Masjid): Kerja bakti massal pembersihan masjid dan lingkungan pondok pada 10 Agustus 2026.
- Upacara Bendera HUT ke-81 RI: Pelaksanaan upacara khidmat di dua titik lokasi, diikuti pengurus, santri, siswa SMP-SMA Wali Barokah Boarding School, dan murid SD Al-Hasun.
- Lomba Tradisional Kemerdekaan: Perlombaan interaktif bagi anak-anak, remaja, hingga kategori dewasa di lingkungan pondok.
- Bazar Santri & Photobooth: Wadah penumbuhan jiwa entrepreneurship dan kemandirian ekonomi bagi para santri.
- Jambore Nasional MGS Gowes Sakjagad: Menjadi tuan rumah pelaksanaan Jambore Nasional ke-2 Mbah Man Gowes Sakjagad (MGS) yang diikuti ribuan peserta se-Indonesia pada 23 Agustus 2026.
- Sinergi Kemasyarakatan: Berkolaborasi dengan warga Kelurahan Burengan-Banjaran dan Pemkot Kediri dalam malam tasyakuran, jalan santai, pentas seni, hingga Kirab Bendera Merah Putih Raksasa.
- Malam Puncak Panggung Gembira: Ajang kreasi seni budaya santri sekaligus penutupan rangkaian peringatan kemerdekaan.
“Panitia menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, peserta, serta para sponsor yang telah mendukung suksesnya rangkaian acara ini,” ungkap M. Thobroni.
Seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan ini dijadwalkan berlangsung hingga akhir pekan dan akan ditutup secara meriah melalui malam puncak Panggung Gembira, yang menampilkan pertunjukan seni budaya santri berbalut tata lampu modern serta teknologi videotron. Rls.












