SLEMAN – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD, Marsma TNI (Purn.) H. Sukur, M.Si. (Han), menghadiri pelantikan Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah periode 2026–2031 yang berlangsung pada Sabtu (31/10) malam di Auditorium Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kampus 4, Ring Road Selatan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kehadiran Ketua Umum PB PERSINAS ASAD dalam kegiatan menjadi wujud silaturahim sekaligus dukungan terhadap penguatan organisasi dan pengembangan pencak silat di Indonesia.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci, Drs. H. M. Afnan Hadikusumo, P.Br., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan pengurus periode baru merupakan momentum penting untuk mengawali pelaksanaan amanah organisasi. Ia berharap seluruh jajaran pengurus dapat menjalankan tanggung jawab dengan penuh dedikasi, komitmen, dan semangat pengabdian.
Menurutnya, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan juga memiliki peran strategis dalam merumuskan program prioritas, meningkatkan koordinasi antarpengurus, serta memperkuat kontribusi Tapak Suci dalam pembinaan kader dan pengembangan pencak silat.
Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri dan Mendunia’, dengan semboyan ‘Dengan Iman dan Akhlak Saya Menjadi Kuat, Tanpa Iman dan Akhlak Saya Menjadi Lemah’.
Tema itu menegaskan komitmen Tapak Suci untuk terus beradaptasi dan mengembangkan organisasi seiring perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi landasannya. Nilai keimanan, akhlak, kedisiplinan, persaudaraan, dan pembentukan karakter tetap menjadi bagian penting dalam pembinaan para pesilat.
Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Dr. Edhy Prabowo, S.E., M.M., M.B.A.
Dalam sambutannya, Edhy Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Tapak Suci dalam berbagai kejuaraan dan kegiatan pencak silat. Ia juga menyoroti peran perguruan tersebut dalam melahirkan pesilat berprestasi yang turut mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Hadir pula sejumlah pimpinan organisasi Muhammadiyah, antara lain Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., Dr. Siti ‘Aisyah, M.Ag., selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, serta Dr. Ir. Aman Suyadi, M.P., Ketua Umum Kwartir Pusat Hizbul Wathan.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan pelantikan tiga Pendekar Kehormatan Tapak Suci, yakni Ir. Sriyanto Saputro, M.M., Dr. Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat., dan Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan koreografi seni bela diri pencak silat oleh para pesilat Tapak Suci. Pertunjukan tersebut menampilkan perpaduan teknik, ketangkasan, kekompakan, dan keindahan gerak yang mencerminkan kekayaan seni serta tradisi pencak silat.
Kehadiran Ketua Umum PB PERSINAS ASAD dalam kegiatan ini mencerminkan pentingnya menjaga hubungan baik dan mempererat persaudaraan di antara perguruan pencak silat. Silaturahim dan komunikasi yang terjalin antarpimpinan perguruan diharapkan dapat menjadi landasan untuk membangun kerja sama yang semakin erat.
Melalui semangat kebersamaan dan saling menghormati, seluruh elemen pencak silat diharapkan terus memperkuat persatuan, meningkatkan prestasi, serta berkontribusi dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.Rls.












