Menghadapi Kemarau Panjang, Ponpes Asy-Syifa Sukoharjo Gelar Shalat Istisqa dan Edukasi Santri

SUKOHARJO — Menghadapi dampak musim kemarau panjang dan tingginya suhu udara, Pondok Pesantren Asy-Syifa bersama masyarakat Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, menggelar shalat Istisqa di halaman utama pondok, Sabtu (12/9) pagi.

Ratusan santri, tenaga pendidik, dan warga sekitar mengikuti ibadah permohonan hujan tersebut dengan khusyuk. Pimpinan Ponpes Asy-Syifa, KH Abu Bakar Asyidiqi, bertindak langsung sebagai imam sekaligus khatib.

Selain sebagai ikhtiar spiritual, pelaksanaan shalat Istisqa ini menjadi sarana pembelajaran lapangan (field learning) bagi para santri mengenai cara umat Islam merespons fenomena alam sesuai tuntunan syariat.

Ketua PC LDII Baki, Marso, menyampaikan bahwa kemarau panjang yang berdampak pada krisis air bersih bagi masyarakat menjadi dorongan utama dilaksanakannya shalat Istisqa.

“Kami memohon kepada Allah SWT di tengah iklim kemarau panjang ini melalui amalan yang disunnahkan Nabi Muhammad SAW, yaitu shalat Istisqa,” ujar Marso.

Senada dengan hal tersebut, KH Abu Bakar Asyidiqi menegaskan bahwa shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar yang dicontohkan Rasulullah SAW dan para sahabat saat menghadapi bencana kekeringan. Ia mengingatkan santri untuk tetap bersabar dan memelihara prasangka baik kepada Allah SWT.

“Kita menjalankan apa yang dipraktikkan oleh Nabi dan para sahabat. Harapan kita bersama, semoga Allah SWT mengabulkan doa ini dengan menurunkan hujan yang membawa keberkahan, bermanfaat bagi makhluk hidup, serta tidak menimbulkan bencana,” harap KH Abu Bakar.

Momentum ini juga dimanfaatkan pengelola sekolah di bawah naungan pesantren, termasuk SMP Asy-Syifa Boarding School, untuk menanamkan pemahaman ekologis dan nilai keagamaan kepada para peserta didik.

Kepala SMP Asy-Syifa, Hj. Ida Yunie Astuti, S.E., mengungkapkan bahwa ketersediaan air bersih sangat memengaruhi kenyamanan belajar dan aktivitas harian santri.

“Harapannya, setelah hujan turun kelak, anak-anak dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa kendala krisis air bersih. Melalui ibadah ini, santri diajak memahami bahwa pengetahuan agama harus dipraktikkan secara nyata dalam kehidupan,” tuturnya.

Pelaksanaan shalat Istisqa di Ponpes Asy-Syifa membawa pesan mendalam: ikhtiar spiritual melalui doa harus berjalan seiring dengan ikhtiar fisik, seperti penghematan air dan menjaga kelestarian lingkungan demi menghadapi tantangan perubahan iklim. Rls.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *